Tarbiyah Jinsiyah menurut konsep Islam adalah upaya mendidik nafsu syahwat agar sesuai dengan nilai-nilai Islam, sehingga ia menjadi nafsu yang dirahmati Allah, dengan tujuan terbentuknya sakinah, mawaddah wa rahmah dalam sebuah rumah tangga yang mampu mendidik keturunannya untuk mentaati perintah Allah swt, sehingga manusia terbebas dari perbuatan zina.
Tarbiyah Jinsiyah menurut Islam merupakan bagian dari pendidikan akhlak, yang didasari dengan keimanan. Dengan iman yang mantap, seseorang akan rela melakukan segala perintah Allah dan RasulNya serta menghentikan segala larangannya.
Tarbiyah Jinsiyah beda dengan Sex education versi Barat
* Pendidikan seks pola Islam mengacu kepada pendidikan akhlak & adab yang berlandaskan kepada keimanan dan syariat/ aturan yang berasal dari Allah SWT.
* Sex Education versi Barat hanya mengajarkan "seksualitas yang sehat" meliputi: seks secara anatomis, fisiologis dan psikologis saja. Misal, cara mencegah kehamilan, tidak aborsi dsb.
Tarbiyah jinsiyah dimulai dari pendidikan dalam keluarga, sebelum keluarga itu menyerahkannya kepada para pendidik (sekolah umum) dan lingkungan. Dari orang tualah anak kita akan memahami dan memiliki wawasan apa yang disebut dengan syahwat.
Ada 15 Konsep Tarbiyah Jinsiyah yang harus diajarkan kepada anak kita..
1- Memperkenalkan konsep Aurat.
2- Memisahkan tempat tidur anak dan menjelaskan adab-adab kesopanan di rumah & diluar rumah.
3- Mendidik adab-adab isti’zan dalam rumah tangga. (QS An Nur:58)
4- Menanamkan jiwa maskulinitas pada anak laki-laki dan feminine pada anak perempuan.
5- Memperkenalkan konsep mahrom sekaligus adab pergaulan diantara mahrom dan non mahrom.
6- Mendidik agar selalu menjaga pandangan mata (ghoddul bashar).
7- Mengenalkan sanksi-sanksi
perzinahan dalam Islam.
8- Mendidik agar tidak melakukan
ikhtilath (campur baur/pergaulan
bebas) di antara laki-laki dan
perempuan.
9- Mendidik agar tidak melakukan
khalwat (berdua-duaan antara laki-laki
dan perempuan yang bukan mahrom).
10- Mendidik etika berhias sehingga
kaum muslimah tidak bertabarruj.
11- Mendidik konsep Thoharoh seperti
menjaga kebersihan mulut, alat
kelamin, cara wudhu, mandi dll.
12- Menjelaskan makna khitan, ihtilam dan
haid secara bijaksana.
13- Menjelaskan ayat-ayat al-Quran dan Hadis Nabi yang berhubungan dengan proses kejadian manusia, mulai dari nuthfah, alaqah, mudhghah (Morulla, Blastrulla, Gastrulla. Lihat QS Al Hajj:5 dll tentang prosess kejadian manusia), sampai terlahirnya seorang bayi dengan maksud mendekatkan diri pada Allah.
14- Mengajarkan Puasa sunnah, dengan puasa itu akan mempersempit jalannya syaitan, dan lebih bisa dalam menahan gejolak nafsu syahwat.
15- Etika kehidupan bersuami istri
secara Islam baru boleh di ajarkan kepada
mereka yang benar-benar akan menikah.
Fitrah seksualitas 1 : definisi
1:15 AM |
Labels:
Fitrah seksualitas
Subscribe to:
Post Comments (Atom)






0 comments:
Post a Comment